Menguji Adrenalin dan Stamina di Pagaralam, Sumatera Selatan

307 views

Kota Pagaralam di Sumatera Selatan salan memiliki ikon wisata lain dari yang lainnya di Indonesia, terutama Kepulauan Sumatera yang diberi nama sebagai Tangga Seribu. Dari puncak tangganya, pengunjung bisa lihat panorama dibawah yaitu kebun teh yang hijau. Tak sulit menjumpai lokasi wisata ini, sebab letaknya ada di wilayah kantor Pemda Kota Pagaralam yang tak jauh dari pusat kota. Para pengunjung boleh ke sini dengan naik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum semacam angkot atau bentor (becak motor).

Tangga Seribu jadi destinasi terakhir saya saat menjelajahi obyek wisata yang terdapat di Pagaralam. Setelah santap siang hari di pasar jantung kota, kami meneruskan perjalanan menuju ke Tangga Seribu. Dari arah jantung kota kami pergi ke daerah wisata Gunung Gare. Kami pun sampai di komplek perkantoran Pemda Kota Pagaralam. Di samping komplek perkantoran itulah letak Tangga Seribu itu eksis dari para pelancong. Untuk masuk kedalamnya saya dimintai uang di pintu masuk seharga Rp 5.000 saja, satu tiket berdua.

Pada saat sampai di sana banyak dijumpai pengunjung yang lagi berpelesiran, umumnya mereka berasal dari Pagaralam, Sekayu, Palembang, Lahat. Mereka datang tuk besantai maupun sekedar berfoto, sebab lokasinya yang ada di tengah-tengah perkebunan teh membuatnya sebagai tempat asyik buat pencinta foto. Rupa tangga di Tangga Seribu Pagaralam tersebut terbilang unik, punya lebar kira-kira lima meter dan anak tangga berundak–undak memanjang dari area rendah menuju ke atas sana ke tempat yang kian tinggi. Dimana di setiap anak tangganya ada satu lampu yang bakal menyala berkedip – kedip saat orang-orang melewatinya.

Selain panorama kebuh teh yang membentang luas dari Tangga Seribu tersebut, bila beruntung bisa lihat gagahnya Gunung Dempo yang timbul keatas setinggi 3.159 meter diatas permukaan laut. Sayang sekali di saat kami tiba disana hari telah menjelang sore, hingga Gunung Dempo diselimuti oleh kabut pekat yang sangat gelap warnanya walaupun kelabu. Memang disarankan berekreasi ke sini saat pagi hari, mengingat saat itu hari terbilang cerah dan tak tertutup kabut. Hingga Anda bisa melirik pemandangan kebuh teh serta Gunung Dempo dengan amat jelas.

Karena tak mendapatkan pemandangan ke Gunung Dempo yang jelas, saya coba bermain – main dengan mhitung jumlah anak tangga dari bawah sampai dengan titik terakhir tangga itu. Rupanya jumlahnya tak mencapai seribu, tidak lebih dari ratusan saja. Barangkali diberi nama Tangga Seribu agar orang – orang kian mudah mengingatnya sama seperti wisata bahari Kepulauan Seribu saja. Secara garis besar wisata Tangga Seribu adalah tempat wisata favorit, entah itu bersama teman, keluarga ataupun hanya sendiri saja karena ingin relaksasi diri. Lokasinya yang tak jauh dari kota juga tiket masuknya yang amat murah, ditambah pemandangan indah membuat Tangga Seribu Pagaralam melulu ramai dikunjungi. Oh ya, ketika disini siap sedia pakaian hangat ya. Pada saat cuaca berubah dari panas jadi tiba – tiba dingin disertai kabut tipis anda tidak akan bingung dan langsung memakai pakaian hangat yang anda bawa tadi.

Tags: #Pagaralam

Leave a reply "Menguji Adrenalin dan Stamina di Pagaralam, Sumatera Selatan"

No related post!